Pengakuan Ulama Suni dalam Hadits Ghadir khum

 

Ulama Suni yang mengistinbathkan hadits ghadir sebagai permasalahan kekhalifahan dan keimamahan :

  1. Abu Hamid Alghazali (yang makruf dikenal Imam Ghazali)

 

“Sebelumnya saya tidak hendak menghina simbol2 kehormatan saudara kita mazhab ahlussunnah akan tetapi saya hanya menjabarkan apa yang didapat dari kitab ulama suni sekalipun, untuk media penelitian dan kajian ilmiah.”

Di dalam kitab siar al’alamin jilid 1 hal 18 bab fi tartib alkhilafah wal mamlikah  tahqiq muhammad hasan dan Ahmad farid almazidi penerbit darul kutub al-ilmiah libanon, cetakan pertama 1424 H, 2003 M.

واجمع الجماهير على متن الحديث من خطبته في يوم عيد يزحم باتفاق الجميع وهو يقول : « من كنت مولاه فعلي مولاه » فقال عمر بخ بخ يا أبا الحسن لقد أصبحت مولاي ومولى كل مولى فهذا تسليم ورضى وتحكيم ثم بعد هذا غلب الهوى تحب الرياسة وحمل عمود الخلافة وعقود النبوة وخفقان الهوى في قعقعة الرايات واشتباك ازدحام الخيول وفتح الأمصار وسقاهم كأس الهوى فعادوا إلى الخلاف الأول : فنبذوه وراء ظهورهم واشتروا به ثمناً قليلا .

Seluruh muslimin bersepakat dalam melihat hadits dan khutbah di hari alghadir:

“Barang siapa yang menjadikanku maulanya maka Alipun maulnya”  kemudian Umar ibn khatab berkata : Bakhin bakhin(selamat kepadamu) wahai Abal Hasan (Ali) sesungguhnya anda telah menjadi maulaku dan maula seluruh maula” maka hal tersebut menunjukkan penyerahan (taslim) dan kerindhoan (ridha) dan penyerahan kehakiman kepemimpinan (tahkim) , kemudian setelahnya, Umar yang diliputi dengan hawa dan cinta kedudukan dengan mengambil asas khilafah dan nubuwah (merubah tempat yang seharusnya) , kemudian debar hawa nafsu (menyelubunginya) dalam kibaran bendera (kekuasaan) dan kekacauan dan gemuruhnya barisan kuda untuk memperluas kekuasaan dan memegang mereka dengan minuman hawa nafsu dan menyebabkan perselisihan (umat) kembali ke masa jahiliah: menyambungi sebuah ayat (dan mereka melempar di belakang mereka (kitab) dan membeli (dunia) dengan harga yang kecil).

–          Sibt ibn Jauzi mengatakan dalam tadzkirah khawas alimamah hal 62, menyebutkan Bahwa Alghazali mengatakan … demikian (yang disebutkan diatas ) tanpa adanya protes dan kritikan

–          Akan tetapi Adzahabi kebingungan melihat ulama besar seperti Al-ghazali mengatakan demikian , oleh sebab itu Adzahabi mentaujih (melakukan pembenaran dengan mengatakan) (sair alam an nubala 19/328):

وما أدري ما عذره في هذا؟ والظاهر أنه رجع عنه، وتبع الحق، فإن الرجل من بحور العلم، والله أعلم.

Saya tidak mengerti apa yang menyebabkan dia (mengatakan seperti itu)? Secara dhahir dia telah kembali dari pernyataannya, dan mengikuti yang haq, karena sesungguhnya dia adalah seorang yang memiliki lautan ilmu (Buhur alilm) Wallahu alam.

 

Biografi alghazali :

  1. Yafe’i  di dalam Marratul jinan , hawadits sanah 505, yang menceritakan mengenai kelebihan dan karamat Alghazali serta ilmunya.
  2. Suyuti pun memberi keterangan mengenainya sebagai buhurl ilm

Dalam attanbiah biman yab’athuhu allahi ala r’as kullu mi’ah hal 12

c. Az-zarqani  dalam syarh almawahib jilid 1 hal 36, mengatakan hal serupa.

 

  1. Sibt ibn Jauzi (Tadzkiratul khawasil ummah 30-34

.. (العاشر) بمعنى الأولى قال الله تعالى: «فاليوم لا يؤخذ منكم فدية ولا من الذين كفروا مأواكم النار هي مولاكم» أي: أولى بكم … والمراد من الحديث: الطاعة المخصوصة فتعين العاشر. ومعناه: من كنت أولى به من نفسه فعلي أولى به. وقد صرح بهذا المعنى الحافظ أبو الفرج يحيى ابن سعيد الثقفي الأصبهاني في كتابه المسمى بمرج البحرين، فإنه روى هذا الحديث بإسناده إلى مشايخه وقال فيه: فأخذ رسول الله بيد علي وقال: من كنت وليه وأولى به من نفسه فعلي وليه. فعلم أن جميع المعاني راجعة إلى الوجه العاشر. ودل عليه أيضا قوله عليه السلام: ألست أولى بالمؤمنين من أنفسهم؟ وهذا نص صريح في إثبات إمامته وقبول طاعته

Makna kesepuluh dari makna maula adalah al-aula  , Allah berfirman : “Maka pada hari ini tidak diterima tebusan darimu dan tidak pula dari orang-orang kafir. Tempatmu adalah neraka, dan neraka inilah maula kamu”(alhadid 15) , atau aula bikum dan maksud dari hadits : Ketaatan yang khusus yang dita’yinkan pada makna kesepuluh ini adalah pada hadits : “barang siapa yang menjadikan aku aula atas mereka dari diri mereka , maka ali aula atas mereka . selanjutnya Alhafidz Abulfaraj yahya ibn sa’id atsaqafi alisbahani memperjelas makna ini  di dalam kitabnya almusamma bimarjil bahrain, sesungguhnya dia meriwayatkan hadits ini dengan isnad dari masyayikhnya dan berkata : maka rasul memegang lengan Ali dan berkata : :”Barang siapa aku walinya dan aula atasnya dari dirinya maka Ali wali nya juga” , dan telah diketahui bahwa seluruh makna ini kembali kepada bentuk kesepuluh, dan dia berdalil juga dengan sabda rasul : “Apakah aku ini aula atas orang mukmin dari diri mereka? Dan ini menjadi nash yang sangat jelas pada pengitsbatan (pengukuhan) imamah dan penerimaan ketaatan.

Biogradi Sibt ibn Jauzi :

Adzahabi mengatakan dalam kitab tarikhul islam halaman 183 , hawadits wafayat (651-660)

الإمام الواعظ المؤرخ شمس الدين، أبو المظفر التركي، ثم البغدادي العوني، الحنفي سبط الإمام جمال الدين أبي الفَرَج ابن الجوزيّ؛ نزيل دمشق. ولد سنة إحدى وثمانين وخمسمائة، وسمع من جدّه، وكان إماماً فقيهاً واعظاً وحيداً في الوعظ علاّمة في التاريخ والسير وافر الحرمة … صاحب قبولٍ تامّ

Al-Imam Alwaidz dan ahli sejarah Syamsuddin, Abu Almudzaffar atturki, kemudian Albaghdadi al’auni, alhanafi sibt alimam Jamal uddin abi Alfarraj ibn aljauzi, tinggal di demeski, lahir tahun 581 H,  dia adalah Imam , faqih, wa’idz , satu-satunya alwaidz (penasehat /ustad) alamah dalam masalah tarikh dan perjalanan biografi, yang terhormat…yang banyak diterima (orang-orang) secara penuh.

 

 

 

  1. Muhammad Yusuf Kanji Syafe’i

Dalam kitab kifayatuttalib fi maqib amirilmukminin aliyibni abi thalib 166-167

قال رسول الله صلى الله عليه وآله وسلم لعلي: «لو كنت مستخلفا أحدا لم يكن أحدا حق منك» … وهذا الحديث وإن دل على عدم الاستخلاف لكن حديث غدير خم دال على التولية وهي الاستخلاف. وهذا الحديث أعني حديث غدير خم ناسخ لأنه كان في آخر عمره صلى الله عليه وسلم

                Rasul saw bersabda :” Kalau aku digantikan dengan seseorang tidak ada yang pantas seorang pun dari kalian….” dan hadits ini walaupun menjadikan dalil terhadap ketiadaan pengganti , akan tetapi hadits di ghadir khum merupakan dalil pada keberwalian dan hal itu sama dengan makna penggantian kepemimpinan (alistikhlaf), dan hadits tersebut yakni hadits ghadir khum Nasikh (penghapus hadits sebelumnya) karena (hadits tersebut disabdakan) di akhir umurnya saw.

Biografinya :

Haji alkhalifah dalam kitabnya 2/1947 mengatakan bahwa dia seorang yang hafidz

Qanduzi alhanafi mengatakan (yanabi’ almawaddah 2/565)

لشيخ المحدّث الفقيه أبو عبد الله محمد بن يوسف بن محمد الكنجي الشافعي رحمه الله

Dia adalah syeikh muhaddits alfaqih abu abdillah muhammad ibn Yusuf ibn Muhammad alkanji as-syafei  (ra)

  1. Sa’id addin farghani

 

جعله النبي صلى الله عليه وسلم وصيه وقائما مقام نفسه بقوله : من كنت مولاه فعلي مولاه . وذلك كان يوم غدير خم على ما قاله كرم الله وجهه في جملة

…Nabi menjadikan dia (ali ) seorang washi dan pengganti maqam dirinya, dengan sabdanya : Barang siapa aku maulanya maka Ali maulanya juga, dan hal itu terjadi di hari ghadir khum …

  1. Taqiuddin almuqrizi

(Almawa’idz wal i’tibar bidzikri Alkhathath wal atsar 2/220)

قال ابن زولاق: وفي يوم ثمانية عشر من ذي الحجة سنة 362 وهو يوم الغدير يجتمع خلق من أهل مصر والمغاربة ومن تبعهم للدعاء، لأنه يوم عيد، لأن رسول الله صلى الله عليه وسلم عهد إلى أمير المؤمنين علي بن أبي طالب فيه واستخلفه ..

Ibn Zaulaq : dan di hari ke 18 Dzulhijjah tahun 362 yaitu hari Alghadir , berkumpul masyarakat dari Mesir dan maghrib dan …mereka mengikuti bersama sama untuk doa, karena hari itu adalah hari Ied, karena Rasulullah saw mengamanatkan kepada Amirilmukmini alibni abi thalib dan menjadi penggantinya (dalam kepemimpinan).

 

Biografinya :

Jalaluddin as-Suyuti dalam syarah muqrizi mengatakan :

المقريزي تقي الدين أحمد ابن علي بن عبد القادر بن محمد مؤرخ الديار المصرية . ولد سنة 769 واشتغل بالفنون وخالط الأكابر وولي حسبة القاهرة ، ونظم ونثر وألف كتبا كثيرة منها…. مات سنة 840 .

Almuqrizi taqiyuddin Ahmad ibn Ali ibn Abdil qadir ibn Muhammad seorang ahli sejarah yang tinggal di Mesir, lahir 769 , dan bekerja dalam Funun yang beraneka ragam serta Wali Habasah Kairo , telah menyusun, dan menyebarkan serta menulis banyak kitab … wafat tahun 840.

 

  1. Shahabuddin daulat abadi

Di dalam kitab alhidayah assu’ada

أن حديث الغدير يدل على خلافة أمير المؤمنين عليه السلام ونيابته عن رسول الله صلى الله عليه وآله وسلم، وأنه يدل على وجوب إطاعة علي ولزوم اتباعه عليه السلام .

 

Sesungguhnya hadits Alghadir sebagai dalil pada kekhilafahan Ali Amirul mukminin as, dan penggantinya dari rasulullah saw, dan hal itu dalil terhadap wajibnya taat kepada Ali dan wajibnya mengikutinya (Ali).

  1. maulawi Muhammad ismail dahwalwi

(dalam kitab nazihahu alkhawathir 7:56-61)

 

ومنها: ثبوت الرئاسة، أي فكما أن لأنبياء الله نوعا من الرئاسة الثابتة لهم بالنسبة إلى أممهم وهي الرئاسة التي تنسب تلك الأمة إلى رسولها والرسول إلى أمته، وبالنظر إليها يكون للرسول تصرف في كثير من أمورهم الدنيوية كما قال الله تعالى: «النبي أولى بالمؤمنين من أنفسهم» ويكون له أيضا ولاية في بعض الأمور الأخروية قال الله تعالى: «فكيف إذا جئنا من كل أمة بشهيد وجئنا بك على هؤلاء شهيدا» كذلك الإمام، فإنه يكون له مثل تلك الرئاسة على تلك الأمة في الدنيا والآخرة، فإن النبي صلى الله عليه وسلم قال: ألستم تعلمون أني أولى بالمؤمنين من أنفسهم؟ قالوا: بلى. فقال: اللهم من كنت مولاه فعلي مولاه.

Dan darinya : pengukuhan kepemimpinan  : atau seperti halnya para nabi Allah sebagai bentuk kepemimpinan yang dikukuhkan terhadap ummatnya, dan kepemimpinan itu dimana dinisbatkan untuk ummat atas rasulnya, dan rasul kepada ummatnya.  Dengan memandang hal tersebut maka rasulullah memiliki hak Tasarruf pada kebanyakan urusan dunia mereka seperti halnya Allah berfirman : “Nabi aula  atas orang-orang mukmin dari diri mereka sendiri”, dan padanya juga sebuah wilayah (kekuasaan) dalam sebagian urusan akhirat , Allah berfirman : “ Bagaimana jikalau kami datangkan kepada seluruh ummat dengan Syahid (pembawa saksi) dan kami datangkan anda pada umat ini sebagai saksi (syahid)”, dan hal itu (kepemimpinan itu) juga untuk Imam, sesunggunya untuknya (Imam) seperti kepemimpinan tersebut (Nabi) atas ummatnya di dunia dan akhirat, sesungguhnya nabi saw, bersabda : Apakah kalian tidak mengetahui sesungguhnya aku aula atas orang-orang mukmin dari diri mereka sendiri, , berkata mereka , benar, kemudian bersabda : Ya allah barang siapa Aku maulanya maka Ali maulanya juga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: