Riwayat mengenai Maktam (pukuldada), pipi dan meratap ( niyahah)

Riwayat mengenai Maktam (pukuldada), pipi dan meratap ( niyahah)

Riwayat Suni :

A.Zaman Nabi saw :

1. Sirah Ibn Hisyam ( mengenai buka nisa alanshar ala hamzah)

قَالَ ابْنُ إسْحَاقَ : وَمَرّ رَسُولُ اللّهِ صَلّى اللّهُ عَلَيْهِ وَسَلّمَ بِدَارِ مِنْ دُورِ الْأَنْصَارِ مِنْ بَنِي عَبْدِ الْأَشْهَلِ وَظَفَرٍ فَسَمِعَ الْبُكَاءَ وَالنّوَائِحَ عَلَى قَتْلَاهُمْ فَذَرَفَتْ عَيْنَا رَسُولِ اللّهِ صَلّى اللّهُ عَلَيْهِ وَسَلّمَ فَبَكَى ، ثُمّ قَالَ لَكِنّ حَمْزَةَ لَا بَوَاكِيَ لَهُ فَلَمّا رَجَعَ سَعْدُ بْنُ مُعَاذٍ وَأُسَيْدُ بْنُ حُضَيْرٍ إلَى دَارِ بَنِي عَبْدِ الْأَشْهَلِ أَمَرَا نِسَاءَهُمْ أَنْ يَتَحَزّمْنَ ثُمّ يَذْهَبْنَ فَيَبْكِينَ عَلَى عَمّ رَسُولِ اللّهِ صَلّى اللّهُ عَلَيْهِ وَسَلّمَ

“… Dan ketika Rasul saw melewati rumah dari  rumah2 rumah kaum anshar dari bani abdul asyhal dan dzafar, dan beliau saw mendengar (buka/menangis) dan (nawaih/ meraung / meratap) terhadap syahidnya (keluarga mereka) maka bercucuranlah mata rasulullah saww kemudian ikut menangis, kemudian bersabda , akan tetapi untuk Hamzah tidak ada yang menangisinya ( ini adalah ratapan nabi saw) , dan ketika kembali Sa’d ibn Muadz dan asaid ibn Hudhair ke rumah bani Abdul asyhar, mereka berdua memerintahkan untuk menahan kesedihan keluarga mereka dan memulai kesedihan untuk paman rasulullah saw “

Hal ini bisa dilihat juga dalam tarikh thabari 2/210; Atsiqat 1: 234; albidayah wannihayah 4/54-55

Diatas secara sarih nash jelas bahwa buka disini maksudnya adalah nawaih atau meratap, ditambah rasul meratapi Hamzah dengan : “tapi untuk hamzah tidak ada yang menangisinya” . Riwayat ini ada juga dalam ahmad ibn hanbal tanpa menuliskan hawaih (raungan ratapan) akan tetapi dengan menghubungkan makna disini maka bisa dipahami bahwa makna “buka” disini ermasuk juga dengan nawaih ratapan.

2.  Kalau mengenai rasulullah terhadap hamzah sendiri banyak riwayatnya salah satunya :

Dalam dzakhair alu’qba hal 181 ( ibn Mas’ud)

ما رأينا رسول اللّه‏ صلّي الله عليه و آله وسلّم باكياً أشدّ من بكائه علي حمزه، وضعه في القبله، ثمّ وقف علي جنازته، وانتحب حتّي بلغ به الغشي، يقول: يا عمّ رسول اللّه! يا حمزه! يا أسد اللّه! وأسد رسوله! يا حمزه! يا فاعل الخيرات! يا حمزه! يا كاشف الكربات! يا حمزه! يا ذابّ عن وجه رسول اللّه!.

….Aku tidak melihat rasulullah saww menangis dengan sangat ( asyaddu) dari tangisannya seperti tangisan kepada Hamzah ra. Beliau meletakkannya menghadap qiblat, kemudian duduk disamping jenazahnya kemudian “intahaba/meratap/ menangis dengan kuat” sampai pada titik kondisi pingsan, dan beliau saww bersabda (meratap): wahai paman rasulullah, ya Hamzah! Ya Asadullah!wa asad rasulillah! Ya Hamzah! Wahai orang yang lelalu menjalankan kebaikan! Ya Hamzah! Wahai penghilang bencana dan kesusahan ! ya Hamzah! Wahai Penghilang kesukaran rasulullah .

Ini sangat jelas sebuah ratapan, jadi kalau kita hubungkan dengan pembahasan sebelumnya bahwa meratap itu ada dua, kalau meratap karena ketidak ridhoan akan qadha dan dengan ratapan lafadzz jahiliah maka hal itu haram, tapi kalau ratapan yang meluapkan kerinduan akan keberanian dan perjuangan disertai dengan keridhoan maka hal tersebut tidaklah bermasalah.

3. Ratapan untuk Hamzah tidak lah berhenti bahkan terus berlangsung

فلم يزلن يبدأن بالندب لحمزه حتى الآن

Alwaqidi dalam asadul ghabah (2:48)mengatakan : maka sejak saat itu sampai sekarang ratapan terhadap Hamzah terus berlangsung

4.  Ratapan dan tangisan rasulullah tidak hanya untuk Hamzah, bahkan untuk pamannya abu thalib, untuk Ibunya, untuk putranya Ibrahim untuk putra pamannya Ja’far dll

5. Ratapan terhadap imam Husein dari nabi saww banyak sekali riwayat yang menceritakannya, bahkan mencapai mutawatir, khabar dari Imam Ali, dari Aisyah, dari ummu salamah, dari Sufyan maula rasululah , dari Abdullah ibn umar, muadz ibn jabal, Abu amamah Albahili, Abu Athufail, anas ibn Malik, abdullah ibn abbas, Ummu Alfadhl binti Alharits, Asma binti umais, Ka’ab alahbar, rijal min bani asad, Salman farsi, Mimpi abdullah ibn abbas, mimpi ummu salamah, dan masing masing dari hal itu dengan berbagai jalur dari masing2 diatas.

Karena kita dalam bab ratapan maka saya ambil beberapa yang menunjukkan ratapan :

فقال: اللهم! إني محمد عبدك ونبيك وهذان أطايب عترتي وخيار ذريتي وأرومتي ومن أخلفهم في أمتي، اللهم! وقد أخبرني جبريل بأن ولدي هذا مقتول مخذول، اللهم! فبارك له في قتله واجعله من سادات الشهداء، إنك على كل شي‏ء قدير، اللهم! ولا تبارك في قاتله وخاذله. قال: وضجّ الناس في المسجد بالبكاء. فقال النبي صلى الله عليه وآله وسلم: أتبكون ولا تنصرونه! اللهم! فكن أنت له وليا وناصرا

Rasul bersabda (dalam keadaan menangis dan meratap ) : “YA Allah, sesungguhnya aku Muhammad hambamu, dan nabimu, dan keduanya (hasan dan husein) adalah yang itrah pilihan dan yang terbaik keturunanku, dan yang penggantiku pada umatku, Ya Allah! Telah mengkhabarkan kepadaku Jibrail sesungguhnya putraku ( Alhusein as) terbunuh dalam kondisi terlantarkan, Ya Allah! Maka berilah barakah baginya dalam kesyahidannya, dan jadikanlah dia sayyid syuhada, sesungguhnya anda atas segala sesuatu berkuasa, YA Allah jangalah beri barakah yang membunuhnya dan menelantarkannya, “setelah itu  manusia berteriak menangis di masjid dengan “buka” , ….

6. ketika menangisi Alhusein , rasul memegang kepala Ali dan meratapi Alhusein :

، فقال علي: ما يبكيك يا رسول الله؟! قال: ضغائن في صدور قوم لا يبدونها لك حتى يفقدوني.

Ali berkata : apa yang anda tangiskan ya rasulullah : bersab da : kebencian dalam dada kaum tidak terlihat didepanmu sampai engkau kehilanganku .

Majma Az-Zawaid 9: 118 ; kanzul umal 13/ 176, syarah nahjul balaghah 4/ 107, yanabi almawaddah 1/ 134, Almanaqib alkhawarizmi 65

7.  Ratapan Sayyidah zahra as sebagai ahli kisa dan putri sayyidatunnisa alalamin di padang mahsyar dari sabda nabi

 تحشر ابنتي فاطمه ومعها ثياب مصبوغه بدمٍ، فتتعلّق بقائمه من قوائم العرش وتقول: ياعدل! ياجبّار! أُحكم بيني وبين قاتل ولدي قال صلّي الله عليه وآله وسلّم: فيحكم لابنتي وربّ الكعبه.

Yanabi Almawaddah , alqunduzi alhanafi , 3/ 47

Dilanjutkan ….

Dengan masa setelah nabi dari suni …selanjutnya riwayat syiah

( maaf hanya sebagian yang bisa kami tulis , menyangkut terlalu banyak riwayat mengenai hal ini.)

zen

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: